Thursday, February 14, 2013

Waduk Gajah Mungkur Wonogiri

Kabupaten Wonogiri memiliki sebuah ikon yang sangat terkenal yaitu Bendungan Serbaguna Wonogiri atau dikenal sebagai Waduk Gajah Mungkur Wonogiri. Bendungan ini merupakan waduk terbesar se-Indonesia yang dibangun dengan fungsi utama sebagai pengendali banjir (Flood Control) Sungai Bengawan Solo.


                                                  Waduk Gajah Mungkur Wonogiri

Waduk Gajah Mungkur dibangun dari tahun 1976 sampai dengan tahun 1981 berlokasi 7 Km arah selatan Kota Wonogiri tepat dibagian hilir pertemuan kali Keduang. Luas daerah genangan lebih dari 8.800 ha dan luas daerah yang dibebaskan 90 km2 yang terdiri dari 51 desa di 7 Kecamatan. Pengerjaan pembangunan Waduk Gajah Mungkur dilakukan secara swakelola dengan bantuan konsultan dari Nippon Koei Co, Ltd Jepang.

Pada saat pembebasan daerah genangan ini mengorbankan 12.525 kepala keluarga (KK) terdiri dari + 68.750 jiwa yang secara sukarela melakukan Program Bedhol Desa dengan bertransmigrasi ke berbagai daerah antara lain :
  • Sitiung (Propinsi Sumatera Barat)
  • Jujuhan, Rimbo Bujang, Alai ilir, Pemenang (Propinsi Jambi)
  • Air Lais, Sebelat, Ketahun, Ipuh (Propinsi Bengkulu)
  • Panggang, Baturaja (Propinsi Sumatera Selatan)

Dari segi infrastruktur banyak yang harus dilakukan penataan ulang diantaranya adalah relokasi jalan yang dahulu menghubungkan Wonogiri-Wuryantoro, Wuryantoro-Eromoko, Eromoko-Baturetno, dan Baturetno-Tirtomoyo. Panjang keseluruhan jalan yang direlokasi mencapai 43,4 Km, terdiri dari 34,4 km jalan baru dan 9 km perbaikan jalan lama. Dibangun pula jembatan baru sebanyak 16 buah dengan total panjang 786 m. Jaringan telephon yang tergenang diganti dengan jaringan baru antara Wonogiri-Semanding sepanjang 35 km dan Wonogiri-Wuryantoro sepanjang 9 km.

Kondisi secara umum Waduk Gajah Mungkur adalah sebagai berikut :
  • Luas daerah tangkapan air seluas kurang lebih 1.350 km2
  • Waduk Gajah Mungkur memiliki 6 (enam) Daerah Aliran Sungai / DAS seluas 1.260 km2 yaitu Sub DAS Keduang, Tirtomoyo, Temon, Bengawan Solo Hulu, Alang, Ngunggahan;
  • 74 % daerah tangkapan air masuk wilayah Kabupaten Wonogiri
  • Daerah pasang surut seluas kurang lebih 6.000 Ha, dan yang digunakan oleh masyarakat untuk  budidaya pertanian seluas kurang lebih 804 Ha;
  • Luas daerah sabuk hijau atau Green Belt kurang lebih  996 Ha;

Berbagai manfaat yang diperoleh dari Pembangunan Waduk Gajah Mungkur antara lain :
  • Pengendalian banjir (flood control) sungai Bengawan Solo, dari 4000 m3/detik menjadi 400 m3/detik, sesuai kapasitas maksimum alur sungai di hilir bendungan;
  • Penyediaan air irigasi untuk kurang lebih 23.600 ha di daerah Kabupaten Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, dan Sragen.
  • Penyediaan tenaga listrik untuk daerah Kabupaten Wonogiri dengan kapasitas maksimum 12,4 MW;
  • Obyek pariwisata disekeliling Waduk Gajah Mungkur. Obyek wisata yang paling terkenal adalah Obyek Wisata Sendang Asri Wonogiri yang menyediakan berbagai fasilitas sarana rekreasi;
  • Budidaya perikanan air tawar, terutama untuk budidaya Karamba Jala Apung ikan nila.

Seiring dengan perkembangan kondisi alam yang sangat dinamis, Waduk Gajah Mungkur saat ini mengalami keadaan yang sangat memprihatinkan. Umur pakai waduk direncanakan selama 100 tahun, akan tetapi berdasarkan perkembangan terakhir, umur pakai waduk diperkirakan hanya tinggal 10-15 tahun lagi.

Hal ini disebabkan oleh laju sedimentasi yang sangat tinggi terutama dari 6 Sub Daerah Aliran Sungai yang menyebabkan semakin kecilnya daya tampung air. Berdasarkan studi JICA pada tahun 2005 menyimpulkan bahwa jumlah sedimentasi yang masuk ke area perairan waduk bisa mencapai 3,5 juta m3/tahun. Sub DAS Keduang merupakan penyumbang terbesar terjadinya sedimentasi yang mempercepat pendangkalan waduk. Wilayah Sub DAS Keduang sendiri cukup luas meliputi 83 Desa/ Kelurahan yang tersebar di 9 Kecamatan. Dengan semakin dangkalnya waduk dikhawatirkan tidak akan sanggup lagi menampung air penyebab banjir terutama bagi daerah hilir sungai Bengawan Solo.
Oleh karena itu, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo untuk menyelamatkan waduk Gajah Mungkur. Pada tahun 2012, telah dimulai pembangunan pintu pelimpasan air waduk/ spillway baru. Pembangunan ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan sedimentasi yang akan menutupi saluran intake pintu utama air waduk. Hal ini juga untuk melindungi turbin penggerak pembangkit tenaga listrik (PLTA). Untuk mengurangi laju sedimentasi telah dilakukan pembangunan cekdam di aliran sungai Keduang dan direncanakan pula pembangunan closure dike/ penahan sedimentasi di tengah Waduk Gajah Mungkur.

9 comments:

  1. blog yang sangat membantu masyarakat wonogiri khususnya..
    thanks mas bro....

    ReplyDelete
  2. kalau untuk buku teentang sejarah waduk gajah mungkuur ada kagak ya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf saya belum pernah lihat buku sejarah WGM. Sumber data diatas dari Buku Pembangunan Bendungan Serbaguna Wonogiri dari Dirjend Pengairan Proyek Pengembangan Wilayah Sungai Bengawan Sala, Departemen Pekerjaan Umum

      Delete
    2. Kalau boleh tau, terbitan tahun berapa ya? Terima kasih

      Delete
    3. Terus terang buku kecil ini tidak menyebut tahun penerbitan,perkiraan kami tahun 1980-an

      Delete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. kalau untuk buku tentang waduk gajah mungkur ad ngak ya??
    terimakasih

    ReplyDelete
  5. Arsip pembangunan Waduk Gajahmungkur di BALAI BESAR sungai Bengawan Solo di Kartosuro.

    ReplyDelete
  6. Ass.. Perkenalkan nama saya Endang Kusuma asal dari surabaya seorang mantan TKI duluh kerja di malaysia. Izinkan saya berbagi cerita tentang kisah sukses saya... Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Mbah Wirang atas bantuan Mbah kini impian saya selama ini sudah jadi kenyataan dan berkat bantuan pesugihan uang gaib beliau saya sekarang udah punya usaha sendiri... Duluh sih saya cuma buka2 internet dan secara tidak sengajah saya menemukan situs mbah wirang terus saya baca semua isi situs tersebut akhirnya saya langsung menghubungi beliau dan disitulah saya minta bantuan melalui pesugihan uang gaib dan beliaupun mau membantu saya... singkat cerita alhamdulillah selama 3 hari saya sudah melaksanakan persyaratan yang beliau sampaikan ternyata uang yg saya minta benar2 ada di rekening saya..saya tidak menyangka kalau saya bisa sesukses ini karna duluhnya saya bukan siapa2 bahkan saya juga sering dihina oleh orang2 sekitar... Alhamdulillah sekarang hidup saya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Sekedar info bagi anda punya masalah ekonomi/hutang piutang dan ingin membuka usaha butuh modal besar ingin seperti saya silahkan minta bantuan kepada mbah wirang anda bisa telpon di (+6282346667564) atau untuk lebih jelasnya kunjungi situs mbah wirang dengan cara (#>>KLIK DISINI<<#) beliau juga bisa membantu melalui Nomer Togel, Pesugihan Pelet, Sewah Tuyul, Pelaris Usaha, Warisan dan lain2. semoga dengan adaNya pesan singkat saya ini bisa bermanfaat kepada semuaNya...



    Wassalam.








    ReplyDelete