Kamis, 31 Mei 2018

HARI TANPA TEMBAKAU SEDUNIA

Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Setiap tanggal 31 Mei diperingati sebagai hari Tanpa Tembakau Sedunia atau "World No Tobacco Day" (WNTD). Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia sebagai upaya dalam memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat dunia akan bahaya kesehatan akibat asap rokok sekaligus sebagai upaya menekan konsumsi rokok yang terus meningkat.

Hampir 80% dari lebih dari 1 miliar perokok di seluruh dunia, hidup di negara berpenghasilan rendah dan menengah, di mana beban penyakit dan kematian terkait tembakau adalah yang terberat, termasuk di Indonesia. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2016, persentase rata-rata pengeluaran per kapita sebulan yang digunakan untuk memberli rokok adalah 6,72% atau nomer 4 terbanyak. Berdasarkan data Survei Indikator Kesehatan Nasional (SIRKESNAS) tahun 2016, prevalensi merokok secara nasional di Indonesia adalah 28,5%.

Di Indonesia upaya pengendalian faktor resiko penyakit tidak menular dilakukan dengan ‘CERDIK’, yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stres. Upaya pengendalian tembakau dilakukan dengan penerbitan peraturan terkait Kawasan Tanpa Rokok (KTR) oleh Pemerintah Daerah dan membentuk Aliansi Walikota/Bupati dalam Pengendalian Tembakau. Indikator program pengendalian penyakit tidak menular pada Rencana Strategis Kementerian Kesehatan tahun 2015-2019 adalah persentase kabupaten/kota yang melaksanakan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) minimal pada 50% institusi pendidikan atau sekolah.

Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia dapat menjadi momentum membantu sosialisasi dampak buruk bagi kesehatan tubuh sekaligus menyelamatkan masa depan anak-anak dan keluarga dari paparan polusi para perokok. Sudahkah kita berkontribusi?

Sumber : dokterwikan.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar